Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Poundsterling menguat terhadap Dolar AS menjelang PMI Manufaktur AS
Thursday, 1 May 2025 18:16 WIB | GBP/USD |Poundsterling

Poundsterling (GBP) pulih dari kerugian awal dan berbalik sedikit positif mendekati 1,3340 terhadap Dolar AS (USD) selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis(1/5). Pasangan GBP/USD menarik tawaran beli karena Dolar AS (USD) menghadapi tekanan, sementara memperpanjang pemulihan dua harinya, sebuah pergerakan yang didorong oleh harapan bahwa kekhawatiran akan gangguan global karena pengenaan tarif tambahan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mencapai puncaknya.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berjuang untuk menembus di atas level tertinggi dua minggu di sekitar 100,00.

USD bangkit kembali setelah Gedung Putih mengisyaratkan bahwa mereka dapat mengumumkan kesepakatan perdagangan bilateral dengan sejumlah mitra dagang dalam beberapa minggu. "Kesepakatan perdagangan awal akan diumumkan dalam beberapa minggu, bukan bulan," kata Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer di Fox News, Reuters melaporkan. Namun, ia membantah adanya pembicaraan dagang dengan Tiongkok, yang masih menjadi kekhawatiran bagi para pelaku pasar, mengingat ketergantungan industri AS pada impor dari raksasa Asia tersebut.

Rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS Q1 pada hari Rabu juga telah mendukung Dolar AS. Data tersebut menunjukkan bahwa ekonomi AS menyusut pada kuartal pertama tahun ini dengan tingkat tahunan sebesar 0,3%, terutama karena peningkatan impor yang substansial. Importir AS melakukan preloading input dari pemasok asing mereka untuk menghindari beban tarif yang lebih tinggi yang diberlakukan oleh Presiden AS Trump pada tanggal 2 April.

Pada sesi hari Kamis, investor akan fokus pada data akhir S&P Global dan ISM Manufacturing Purchasing Managers' Index (PMI) untuk bulan April. Investor akan mencermati ISM Manufacturing Prices Paid untuk mengetahui apakah dampak kebijakan proteksionis Trump telah mulai menekan biaya input.

Pekan lalu, laporan awal S&P Global PMI telah mengatakan bahwa tarif menyebabkan perusahaan-perusahaan "menaikkan harga jual mereka pada kecepatan yang belum pernah terlihat selama lebih dari setahun". Badan tersebut memperingatkan bahwa harga yang lebih tinggi ini "pasti akan berdampak pada inflasi konsumen yang lebih tinggi, yang berpotensi membatasi ruang lingkup Federal Reserve (Fed) untuk menurunkan suku bunga pada saat ekonomi yang melambat tampaknya membutuhkan dorongan". (Newsmakr23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS